Rabu, 15 Maret 2017

Pengertian Sistem Basis Data Terdistribusi

Sistem basis data terdistribusi pada dasaranya merupakan salah satu pengembangan dari sebuah sistem basis data. Sistem basis data yang sudah diimplementasikan di dalam suatu perusahaan ataupun organisasi, kemudian dikembangkan menjadi bentuk distribusi data, sehingga sisitem basis data tersebut bisa didistribusikan ke berbagai lokasi.
Sebelum lebih lanjut mengenai sistem basis data terdistribusi, maka kita harus memahami terlebih dahulu apa itu suatu sistem basis data. SIstem basis data merupakan sebuah implementasi dari sebuah basis data atau database dengan software yang digunakan untuk melakukan manajamen basis data atau yang biasa dikenal dengan nama database management system atau DBMS.
Sistem Basis Data Terdistribusi
Setelah mengetahui dan memahami mengenai konsep dari sebuah sistem basis data, maka saatnya kita mulai memahami mengenai sistem basis data terdistribusi. Distribusi dalam konteks sistem basis data ini berarti, semua data yang ada pada database atau basis data dapat didistribusikan alias disebar ke beberapa lokasi atau titik yang sudah ditentukan.
Jadi, pada intinya, sisitem basis data terdistribusi adalah suatu sistem basis data, yang memungkinkan setiap data yang terdapat dalam database dapat didistribusikan dan juga ditransmisikan ke berbagai lokasi-lokasi user yang sudah ditentukan sebelumnya.

Jenis Transakasi pada Sistem Basis Data Terdistribusi

Dalam aplikasinya, suatu sistem basis data terdistribusi banyak digunakan dalam berbagai kepentingan, yang sering dikenal dengan istilah transaksi atau perputaran dan juga pentransmisian data. Transaksi pada sistem basis data terdistribusi ini terbagi ke dalam dua jenis transaksi. Berikut ini adalah kedua jenis transaksi pada sistem basis data terdistribusi :
  1. Traksaksi Lokal
Transaksi local merupakan suatu transaksi dari sebuah sistem basis data yang dilakukan pada suatu simpul yang sama dengan lokasi dimana basis data tersebut berada.
Contoh dari Transaksi Lokal:
Update data nasabah Bank yang melakukan penarikan saldo di kantor pusat. Database bank tersebut biasanya terdapat di lokasi yang berdekatan dengan kantor pusat, sehingga bentuk update yang dilakukan di kantor pusat memiliki simpul yang sama dengan database.
  1. Transaksi Global
Kebalikan dari transaksi local, transaksi global menggunakan transaksi dan transmisi data dari simpul yang berbeda dengan server atau database yang digunakan
Contoh dari Transaksi Global:
Seorang nasabah melakukan penarikan saldo di Bank Cabang yang berada di luar pulau. Bank tersebut menggunakan server dan juga database yang sama, namun menggunakan simpul transmisi data yang berbeda dengan servernya.
Bagaimana Mengimplementasikan Sistem Basis Data Terdistribusi?
Untuk mengimplementasikan sebuah sisitem basis data terdistribusi, maka salah satu hal yang harus diperhatikan adalah penggunaan jaringan komputer. Ya, sisitem basis data terdistribusi membutuhkan jaringan komputer agar bisa bekerja dengan baik dan dapat bermanfaat bagi usernya.
Karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan sistem basis data terdistribusi ini, yaitu :
Ciri – Ciri dari Sistem Basis Data Terdistribusi
Ada beberapa ciri-ciri yang dapat menunjukkan sebuah implementasi dari sistem basis data terdistribusi. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri nya:
  • Data yang sama disimpan pada database atau basis data yang berbeda di beberapa tempat.
  • Seluruh database saling terhubung dengan menggunakan jaringan komputer.
  • Sistem basis data terdistribusi mengacu pada sebuah basis data atau database yang berada di beberapa tempat atau lokasi.

Keuntungan dari Sistem Basis Data Terdistribusi

Ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dari penggunaan dan juga pengimplementasian dari sistem basis data terdistribusi, yaitu:
  • Pengelolaan data yang didistribusikan bisa dilakukan secara transparan.
  • Pengembangan pada sistem basis data yang mudah dikembangkan.
  • Kinerja dari sistem basis data menjadi lebih meningkat.
  • Berkaitan erat juga dengan kinerja dari keseluruhan perusahaan.
  • Dapat mendukung ketersedian data yang meningkat.
  • Mudah untuk digunakan oleh usernya.
  • Pengaksesan data dari database menjadi lebih mudah untuk dilakukan.

Kekurangan dari Sistem Basis Data Terdistribusi

Ternyata, meskipun baik untuk diterapkan dan juga diimplementasikan, sisitem basis data terdistribusi juga memiliki kekurangan dan juga kerugian dalam menggunakannya. Berikut ini adalah beberapa kerugian dan kekurangan dari sisitem basis data terdistribusi :
  • Meskipun mudah untuk dikembangkan, namun demikian, biaya pengembangannya cukup tinggi.
  • Kapasitas storage yang harus diperbesar.
  • Terkadang sulit untuk melakukan proteksi terhadap jaringan.

Minggu, 26 Februari 2017

Pengenalan Database & SQL Server

Apa itu database?
Database adalah kumpulan informasi yang disimpan dalam computer secara fisik, sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program computer untuk memperoleh informasi dari program tersebut.
Database tidak hanya dapat dimengerti atau digunakan oleh orang-orang yang berkecimpung di dalam  teknologi dan informasi. Karena pada dasarnya database hamper digunakan dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari hal kecil, hingga hal-hal yang rumit dan bersekala besar.

Apa itu DBMS?
                DBMS adalah suatu software untuk membuat, memelihara, mengontrol, serta mengakses data pada database secara cepat, praktis dan efisien. Dengan DBMS mengontrol dan memanipulasi data menjadi lebih mudah.
                Salah satu DBMS adalah SQL server, dan disini saya menggunakan SQL server 2005. SQL Server 2005 merupakan salah satu DBMS yang menyediakan berbagai macam service maupun layanan yang digunakan untuk menyimpan, dan memproses sekumpulan informasi dalam jumlah besar. Dukungan fitur yang dimiliki memungkinkan komunikasi antar protocol dan mendukung sejumlah machine dalam letak yang berbeda (client – server bases) dan dibedakan hak akses untuk tiap – tiap mesin.
Seperti  yang  dilansir  dalam  situs  Microsoft,  mempelajari  SQL  Server 2005 Express Edition dapat berarti bahwa Anda mempelajari SQL  Server,  yang  berarti  bahwa  ilmu  ini  dapat menjadi  landasan  bagi  Anda  untuk mencicipi fitur-fitur menarik lainnya (High Availability) di edisi SQL  Server lainnya (Workgroup, Standard, Developer, dan Enterprise).